Renungkanlah

Adakalanya di saat kita harus merenung dan berpikir.

Jalan Hidup

Tentang jalan hidup yang akan kau tempuh.

Bersemangatlah

Ketika jalan telah kau pikirkan, maka bersemangatlah untuk menjalaninya.

Berlarilah

Walau kau harus berlari secepat mungkin sampai kau menyentuh garis finish.

Memanjat

Walau kau harus memanjat tebing yang begitu tinggi dan curam untuk menggapainya.

Walau gunung tinggi

Walau gunung itu tinggi, tapi yakinlah gunung itu tak akan lebih tinggi dari lutut anda ketika anda berada di puncaknya.

Dan jadilah juara

Dan kau akan mengerti ketika kau berada di atas podium kehidupan dan menjadi juaranya.

Jumat, 01 Januari 2016

Mungkin 5 Hal ini Yang Membuat Resolusi Tahunan Kamu Tidak Tercapai


Setiap akhir tahun, selain merayakan tahun baru, banyak juga orang yang membuat resolusi untuk rencana pencapaian tahun depan.

Tapi banyak juga yang hampir setiap tahun resolusinya tidak tercapai. Jadi setiap membuat resolusi, resolusinya adalah menyelesaikan resolusi tahun sebelumnya yang telah direncanakan dari 2 tahun sebelumnya :D. Mungkin juga termasuk kamu.

Nah, mungkin hal-hal berikut ini yang membuat resolusi tahunan kamu tidak tercapai:

1. Kurang spesifik,

Keinginan atau resolusi yang kurang spesifik membuat kita tidak fokus dalam menentukan target. Jadi sebaiknya resolusi yang Anda buat se-spesific mungkin. Misalkan ketika Anda punya resousi ingin kurus, cantumkan berapa berat badan yang turun atau berat badan yang diinginkan. Ketika Anda ingin penghasilan meningkat cantumkan berapa penghasilan yang Anda inginkan di resolusi tersebut.

2. Tidak realistis,

Sebuah keinginan atau resolusi bisa terwujud jika resolusi tersebut terukur dan realistis. Yang menjadi patokan resolusi tersebut realistis atau tidak ada 2 hal. Yang pertama kamu harus tau jalan menuju pencapaian tersebut. Misalkan ketika ingin penghasilan meningkat dan Anda menuliskan 100 juta per bulan, Anda harus tau dengan cara apa Anda meraihnya. Sehingga Anda bisa mengeksekusi rencana tersebut.

Yang kedua adalah harus bisa diukur dengan waktu. Anda harus tau apa target bulanannya, target mungguannya, dan hariannya agar hal tersebut terwujud. Buatlah rencana jangka pendeknya untuk mewujudkan hal tersebut.

3. Sering menunda,

Kebiasaan menunda sesuatu target atau resolusi yang telah kita tulis bisa menggagalkan semuanya. Mungkin awalnya sepele, bisa dikerjakan nanti, akan tetapi waktu yang terkumpul dan terbuang percuma itu akan terakumulasi dan hasilnya di akhir tahun, Anda menyadari kalau resolusi yang Anda buat tidak tercapai.

4. Tidak benar-benar menginginkannya,

Resolusi atau sebuah keinginan yang telah Anda tuliskan harus benar-benar Anda inginkan. Karena jika tidak benar-benar menginginkannya Anda tidak akan sepenuh hati mengejar tercapainya resolusi tersebut. Akan ada kemungkinan Anda menunda-nunda sampai tidak berjuang sama sekali mewujudkannya. Tapi jika keinginan atau resolusi tersebut benar-benar Anda inginkan, Anda akan berjuang keras dan resolusi tersebut harus tercapai. Apa pun rintangannya.

Untuk membuat Anda benar-benar menginginkan resolusi tersebut tercapai, bayangkan hal indah apa yang akan Anda alami jika Anda bisa mencapai resolusi tersebut. Anda bisa memberikan hadiah pada diri Anda sendiri jika mencapainya. Tapi sebaliknya, bayangkan hal terburuk apa yang akan Anda terima jika tidak bisa mencapainya. Anda bisa memberikan hukuman jika tidak mencapainya.

5. Kurang amal dan doa

Kita hanyalah manusia biasa, yang bisa merencanakan dan berusaha. Sementara yang menentukan berhasil atau tidak yang kita rencanakan dan usahakan adalah Yang Maha Kuasa. Maka selain kita merencanakan dan berusaha, kita juga perlu untuk berdoa dan meningkatkan amalan. Tentunya dengan diiringi keikhlasan untuk diberikan hasil yang terbaik, apa pun hasilnya.

Itulah beberapa hal yang mungkin membuat resolusi tahunan kita tidak tercapai. Semoga tulisan ini bermanfaat sebagai pengingat pada diri saya sendiri dan juga pada siapa saja yang membaca tulisan ini.

Mari kita saling menyebarkan inspirasi

Selasa, 13 Oktober 2015

Cara Promosi Kreatif Dengan Menarik Perhatian Orang

Pada dasarnya, orang tidak akan melirik iklan kalau tidak menarik baginya. Maka banyak yang berusaha berpromosi dengan cara yang kreatif untuk menarik perhatian orang-orang. 
.
Kalau untuk text biasanya promosi dibuat dengan tagline atau kalimat pembuka yang boombastis, yang menimbulkan efek woow bagi yang membacanya.
.
Tapi tentu orang lebih tertarik melihat gambar atau sesuatu yang visual. Maka kuncinya adalah membuat hal yang unik, yang dikaitkan dengan produk yang dipromosikan.
.
Misalkan contoh di gambar di bawah ini adalah promosi sebuah restoran dengan layanan all you can eat. Mereka menempatkan promosi berupa gambar wajah dengan mulut yang menganga yang ditempatkan di mulut terowongan. Sehingga semua mobil yang masuk terowongan seolah-olah dimakan. Hal itu tentunya dikaitkan dengan kata all you can eat. Sehingga menarik perhatian orang yang melihatnya.
.



Yang tidak kalah pentingnya tentunya adalah tampilan desain promosi yang kita buat. Termasuk kombinasi warna karena warna sangat berpengaruh terhadap penjualan

Jika Anda ingin membuat desain promosi yang menarik, Anda tak perlu mahir photoshop. Anda bisa dapatkan 200 template desain promosi yang bisa disesuaikan dengan produk yang Anda promosikan. Dapatkan di www.depropower.com

Sabtu, 19 September 2015

PENGARUH WARNA TERHADAP PENJUALAN


Seberapa besar pengaruh warna terhadap keputusan orang untuk membeli? Ternyata menurut KISSmetrics, sebuah startup analitik web populer, warna memiliki pengaruh yang sangat besar.
.
Dari sebuah studi ternyata 93% konsumen memilih produk karena tampilannya. Karena sebagian besar manusia adalah tipe visual/penglihatan. 
.
Warna juga membantu sebuah brand terasosiasi dengan konsumen hingga 80%. Terasosiasinya sebuah brand dapat membantu peningkatan kepercayaan konsumen. Contohnya Facebook sangat identik dengan warna biru, Coca Cola dengan warna merah, Tokopedia dengan warna hijaunya, Pos Indonesia dengan warna oranye, dll.
.
Penggunaan warna juga bisa disesuaikan dengan target market dan kriteria buyer yang memiliki tipe berbeda seperti contoh dibawah ini:

> Impulse Buyer: adalah seorang pembeli yang spontan. Mereka tidak akan ragu membeli barang apapun yang dipajang selama mereka menyukainya. Walaupun harus berhutang atau menggunakan kartu kredit sekalipun. Untuk tipe pembeli seperti ini, warna yang cocok adalah: orange kemerahan, hitam atau biru terang.
.
> Pembeli dengan budget ketat: Artinya pembeli yang memiliki dana terbatas untuk belanja. Tipe seperti ini biasanya memiliki perencanaan keuangan yang ketat dan mampu menahan dirinya untuk tidak membeli jika memang harganya tidak sesuai dengan mereka. Untuk pembeli seperti ini, warna yang sesuai adalah: hijau kebiruan dan biru gelap/ biru laut.
.
> Pembeli Tradisional: Ini adalah tipe pembeli yang lebih memilih cara transaksi tradisional. Tipe pembeli seperti ini biasanya jarang atau asing dalam melakukan transaksi online dan tidak memiliki kartu kredit. Untuk menarik tipe seperti ini agar mau melakukan transaksi di toko online Anda, gunakanlah warna: pink, biru langit, dan merah mawar.
.
sumber:
-id.techinasia.com/bagaimana-warna-bisa-mempengaruhi-pelanggan/
-irmasustika.com/home/warna-menentukan-penjualan/
.
Sementara cara untuk mengatur warna dengan cepat dan mengatur bagian lainnya untuk promosi produk atau jasa bisa dilihat di video berikut: http://bit.ly/DemoDeproPower
.
Ada 200 template desain promosi powerfull yang bisa diedit sesuka hati warnanya dan semua bagiannya hanya menggunkaan power point. Ada di http://www.depropower.com/
.
Hidup itu penuh warna, dan hidup itu indah. 

Masukkan email Anda & dapatkan update artikel inspirasi

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More