Selasa, 15 Februari 2011

Kesederhanaan Berpikir Michael Dell

Mungkin kita sudah tau mengenai kesuksesan Bill Gates yang pernah menjadi orang terkaya di planet ini. Pendiri microsoft ini memang pantas meraih kesuksesan seperti itu karena ia sendiri merupakan orang yang sangat cerdas dalam membuat software. Saat ini hampir semua pengguna komputer memakai software buatannya. Wajar saja jika ia menjadi orang yang terkaya di dunia.

Step Jobs juga merupakan salah satu orang yang sukses dalam bidang tersebut. Ia merupakan pendiri Apple. Apple sendiri meluncurkan gadged – gadged berteknologi tinggi seperti Iphone, Ipad, dan Ipod. Step Jobs juga merupakan orang yang sangat cerdas di bidang IT.

Tapi lain halnya dengan Michael Dell. Mungkin kita sering melihat komputer dengan merek Dell. Orang inilah yang mendirikannya. Yang menarik adalah Dell bukanlah orang yang cerdas di bidang IT tapi mampu mendirikan perusahaan yang memproduksi komputer paling populer di dunia itu. Yang membuatnya sukses justru adalah kesederhanaannnya dalam berpikir.

Suatu ketika ia memiliki komputer. Dan ia penasaran membongkar komputer tersebut. Ia mengamati bagian – bagian yang ada di dalam perangkat keras itu. Saat melihat elemen – elemen komputer tersebut ia berpikir bahwa ternyata setiap elemen – elemen komputer ini dibuat oleh perusahaan – perusahaan yang berbeda. Klau begitu untuk membuat komputer hanya perlu menyusun elemen – elemen komputer yang diproduksi dari berbagai perusahaan.

Dari situ ia mendapat ide untuk merakit komputer dan menjualnya. Tapi ia punya satu masalah yaitu ia tak punya tempat untuk menyimpan dan memasarkan komputer – komputer yang akan ia rakit. Tapi ia bisa berpikir simple, disaat masalah itu ada di pikirannnya ia justru mendapat suatu ide untuk menjual komputer tersebut dengan cara yang berbeda. Ia mulai memasarkan komputernya dengan mengiriimkan penawaran – penawaran via pos kepada orang banyak. Dan orang yang tertarik dengan tawarannnya itu juga akan mengirimkan kembali tawarannya via pos. Begitu mendapat pesanan ia baru merakit komputer dan mengirimkannya kepada orang yang memesan tersebut. Dengan menggunakan sistem penjualan seperti ini ia tak perlu menyewa tempat untuk menyimpan dan memasarkan komputer yang ia rakit sehingga ia dapat menekan biaya produksi. Hasilnya ia dapat menjual komputer – komputer tersebut dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan produk lain.

Semakin lama pesanan semakin banyak dan ia semakin sukses. Ia pun mulai merekrut karyawan. Dan hingga saat ini ia memiliki karyawan yang sangat banyak dan perusahaannya berkembang begitu pesat sehingga menjadi produk populer pembuat hardware komputer.

1 komentar

Silakan komentar dengan baik dan bijak. Sesuai dengan artikel yang dibaca :)
EmoticonEmoticon