Rabu, 04 April 2012

Jadilah orang tuli

Ketika anda membaca judul di atas mungkin anda bertanya - tanya. Menjadi tuli ???
kenapa harus menjadi tuli ???

Suatu ketika di dunia katak ada perlombaan memanjat menara setinggi mungkin. Banyak katak lain yang menonton perlombaan tersebut. Beberapa meter masih banyak katak yang bisa terus memanjat. Namun semakin tinggi semakin sedikit katak yang bisa memanjat. Tapi ada satu katak yang terus memanjat menara tersebut.

Dari bawah para penonton terus meneriaki katak - katak yang berlomba. Umumnya mereka khawatir dan takut dengan apa yang terjadi pada peserta lomba.

"Turun saja, bahayaaaaaa. . . . . .!"
"Sudahlah tak akan bisaaaa. . . .!"
"Setinggi itu sudah cukup kok, turun sajaaa. . . . .!"

Itulah kebanyakan yang diteriakkan oleh para penonton. Namun seekor katak itu tetap bertahan dan terus memanjat menara tanpa peduli teriakan penonton. Sampai akhirnya katak itu mencapai puncak menara.

Tapi kenapa katak itu terus memanjat tanpa peduli perkataan penonton ?
Rupanya ternyata katak itu tuli sehingga ia terus memanjat dan akhirnya berhasil mencapai puncak menara.

================================================================

Nah, teman - teman, inget engga waktu kita kecil kita sering disuruh membuat cita - cita setinggi mungkin. Namun setelah kita dewasa banyak yang bilang,
"Sudahlah jangan mimpi."
"Jangan ambil resikoo"
Sadar atau engga di lingkungan kita sebenarnya banyak yang dalam tanda kutip melemahkan keinginan kita. Nah rupanya penting bagi kita untuk menjadi tuli akan semua itu dan tetap percaya bahwa kita akan bisa meraih apa yang kita mau.

1 komentar:

meraih kesuksesan , wajib peraya diri :P


tapi jangan jadi dalam arti yang sesungguhnya.. hhhe

Poskan Komentar

Silakan komentar dengan baik dan bijak. Sesuai dengan artikel yang dibaca :)

Ikuti Lewat email anda

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More