Anak Kecil Yang Cacat Dan Guru Silatnya


By : Ibnu Firdaus

Ini adalah pengalaman yang di ceritakan oleh guruku sewaktu aku masih sekolah begini ceritanya suatu hari ada seorang anak kecil berumur 10 tahun yang ingin sekali belajar bela silat tapi anak ini memiliki kekurangan fisik di bagian tubuhnya yaitu tangannya yang Cuma satu.

Sebenarnya anak ini dulunya adalah anak yang normal sampai suatu hari rumahnya terbakar dan membuatnya kehilangan tangan sebelah kirinya diakibatkan luka bakar yang sangat hebat tapi dia beruntung karena tuhan masih menyayanginya untuk terus bertahan hidup begitu juga dengan kedua orang tuanya walaupun mereka harus kehilangan harta benda yang mereka miliki.

Dan untuk belajar bela diri anak kecil itupun menemui guru silatnya untuk belajar silat dan akhirnya dia bertemu guru silatnya sewaktu gurunya sedang mengajari murid-muridnya .

“guru bolehkah saya belajar silat” kata anak kecil itu

Guru silat itupun berkata kepada anak kecil itu “kamu yakin ingin belajar silat”

Anak kecil yang cacat itupun mengiyakan “iya guru”

Ketika anak kecil yang cacat itu ingin sekali belajar silat sontak membuat murid-muridnya yang lagi belajar silat tertawa terbahak-bahak.

“Hahahahhahah” tawa mereka

Dan salah satu dari murid pencak silat yang paling berani berkata seperti ini “hei ada anak kecil cacat yang ingin belajar silat”

Sontak membuat teman-temannya tertawa lebih keras lagi dan ini membuat anak kecil yang cacat itu marah seakan-akan merasa diremehkan

“Aku memang cacat tapi aku punya kemauan untuk belajar” kata anak kecil yang cacat itu dengan penuh kemarahan

“Bagaimana bisa kamu belajar beladiri dengan hanya satu tangan” kata mereka dengan nada sedikit menantang

Anak kecil yang cacat itu pun terdiam dan meremas-remas tangannya sambil menahan rasa malu dan rasa marahnya.

Kemudian guru silatnya merasa marah karena muridnya telah meremehkan anak kecil yang cacat itu.

“Kalian semua saya hukum berlari keliling lapangan lima kali” kata guru silat kepada muridnya


            Akhirnya mereka melakukan hukuman yang diberikan oleh guru silatnya dengan kondisi terpaksa dan setelah hari itu anak kecil yang cacat itu pun menjadi murid perguruan pencak silat.

            Kemudian guru silat itu mengajari anak kecil yang cacat itu satu jurus yang bisa dilakukan oleh anak cacat itu dan setiap hari sang guru terus mengajarkan jurus itu tanpa ada jurus baru yang dipelajari sehingga membuat anak kecil yang cacat itu bertanya

“ guru kenapa aku Cuma diajarkan satu jurus saja” tanya anak kecil yang cacat itu

Sang gurupun menjawabnya “lakukan apa yang kuperintahkan karena 3 bulan lagi akan ada turnamen pencak silat”

            Anak kecil yang cacat itu tidak mengerti kenapa gurunya hanya mengajarkan satu jurus saja tapi dia tetap melakukan apa yang diperintah oleh gurunya yaitu belajar jurus yang diajarkan oleh gurunya.

            3 bulan kemudian turnamen pencak silat pun dimulai dan banyak sekali yang mendaftar mulai dari anak kecil yang berumur 10 tahun sampai remaja yang berumur 17 tahun dan anak kecil yang cacat itu juga ikut walaupun banyak yang meragukan anak kecil yang cacat itu akan menang.

            Dan turnamen pencak silat pun dimulai dan banyak sekali diantaranya yang gagal dan menang kemudian giliran anak kecil yang cacat itu pun bertarung dan hebatnya semua orang yang dihadapinya dikalahkan oleh dia dan membuat penonton terheran-heran oleh kehebatannya dan banyak sekali dari penonton yang bertanya “kok bisa”.

            Kemudian masuklah petarung yang usianya lebih tua darinya dan lebih kuat darinya tapi anak kecil yang cacat itu tidak takut malahan dia merasa yakin bahwa dirinya akan menang tapi wasit kemudian menghentikan pertarungan karena di anggap tidak seimbang tapi anak kecil yang cacat itu berkata

“pa wasit tolong lanjutkan pertarungan ini karena saya yakin pasti bisa” kata anak kecil yang cacat itu dengan penuh percaya diri

            Akhirnya turnamen itu dilanjutkan dan anak kecil yang cacat itu bertarung dengan orang yang lebih tua dari usianya tapi hebatnya anak kecil yang cacat itu bisa mengalahkannya dan penonton dibuat terkagum-kagum oleh kehebatannya.

            Kemudian anak kecil yang cacat itu memenangkan medali dan membuat orang tuanya merasa bangga kemudian anak kecil yang cacat itu pun menghampiri gurunya dan bertanya kepada gurunya kenapa dia Cuma diajarkan satu jurus saja dan gurunya mengatakan bahwa tangan kananya adalah kelemahannya sehingga dia mengajarkan satu jurus supaya tangan kanannya yang merupakan kelemahannya menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa.


Dan dari cerita ini kita bisa mengambil pelajaran bahwa:

     1.Anda bisa karena anda mau belajar

Dari cerita ini kita diajarkan bahwa tidak ada yang tidak bisa dilakukan selama anda mau belajar dan ini terbukti dari anak kecil yang cacat itu walaupun dia mempunyai kekurangan fisik tapi dia bisa membuktikan bahwa apapun bisa dilakukan selama anda mau belajar dan banyak juga orang cacat lainnya yang bisa melakukan pekerjaan orang biasa karena mereka mau belajar.

2. Belajar itu membutuhkan kesabaran

Dari cerita ini kita diajarkan bahwa ketika belajar di butuhkan kesabaran karena untuk menjadi bisa dibutuhkan proses yang panjang dan ketika anda belajar jangan mengeluh apalagi bosan karena ilmu yang diajarkan oleh guru anda suatu saat nanti pasti bermanfaat

3.  Milikilah mental baja

Kita harus mencontohi sikap anak kecil yang diceritakan ini karena anak kecil ini  memiliki sikap pantang menyerah dan tidak mudah tumbang oleh kritik apalagi cacian walaupun banyak orang yang meragukan kemampuannya tapi dia tak sedikitpun merasa bersedih karena didalam hatinya dia meyakini bahwa kritikan orang lain adalah motivasi untuk terus maju.

4. Janganlah mengkasihani dirimu sendiri

Janganlah kamu mengkasihani dirimu sendiri karena jika kamu mengkasihani dirimu sendiri maka akan mudah bagi orang lain untuk mempermainkanmu karena kamu dianggap lemah oleh mereka.

Dengan mengatakan “saya kan hanya” oleh karena itu janganlah mengatakan kata itu lagi dan contohilah sikap anak kecil yang diceritakan ini karena walaupun dia anak yang cacat tapi dia bisa membuktikan kemampuan yang dimilkinya dan tidak mudah menyerah oleh keadaan yang dihadapinya.
Anak Kecil Yang Cacat Dan Guru Silatnya Anak Kecil Yang Cacat Dan Guru Silatnya Reviewed by Rival Ardiles on 10.08.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Silakan komentar dengan baik dan bijak. Sesuai dengan artikel yang dibaca :)

Facebook

Bangun Inspirasi. Diberdayakan oleh Blogger.