Kejujuran seorang Pegawai

Agus Chaeruddin pria pegawai rendahan Bank Syariah Mandiri baru-baru ini mendapat piagram penghargaan dan apresiasiasi dari kantor cabangnya bekerja, bahkan dari kantor pusat BSM. Semua itu ia peroleh karena kejujurannya. Ia menemukan uang 100 juta rupiah yang teronggok di dekat tempat sampah sebelah box teller saat ia membersihkan ruangan di sore hari, 4 Agustus setahun lalu.

Menemukan uang itu, ia tidak gelap mata. Ia justru melaporkan pada security dan meneruskannnya pada atasannya. Begitu datang, atasnya memeriksa berkas transaksi pada hari itu. Ternyata diketahui uang tersebut adalah uang bank yang tercecer akibat kelalaian teller, bukan milik nasabah yang tertinggal.

Beruntung BSM memiliki karyawan yang baik seperti Agus. Ia tidak silau oleh harta. Meskipun, hidup di jaman kini, dimana orang berlomba-lomba menumpuk kekayaan dengan cara apapun. Seperti dikutip Kompas, Agus mengatakan bahwa ia tidak mau mengambil uang itu karena tidak halal. Lebih baik ia memakan hasil keringatnya sendiri yang penting halal. “Alhamdulillah, saya tidak mengambilnya karena tidak barokah. Itu bukan rezeki halal kalau saya ambil,” ujar Agus

Sumber : Koran Fesbuk

===================================================================

Hari ini kita belajar dari kejujuran Agus, walaupun seorang pegawai rendahan yang mungkin gajinya tidah seberapa, tapi ia tidak memiliki niat untuk memperoleh rejeki yang tidak barokah. Dan kejujurannya itu pasti akan menemukan Rejeki yang jauh lebih besar kelak
Kejujuran seorang Pegawai Kejujuran seorang Pegawai Reviewed by Rival Ardiles on 13.40.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Silakan komentar dengan baik dan bijak. Sesuai dengan artikel yang dibaca :)

Facebook

Bangun Inspirasi. Diberdayakan oleh Blogger.