Sabtu, 13 Juli 2013

Hiduplah Seperti Balap Sepeda



 ~Bangun Inspirasi~
Ada yang bilang, 
"hidup itu ibarat naik sepeda, kita harus bergerak agar seimbang"


Ya, betul, seperti kisah ikan salmon di jepang yang diberi ikan hiu kecil agar terus bergerak justru mampu bertahan hidup hingga kapal sampai di daratan.

Tapi, apakah hanya bergerak saja?
Tentu menurut saya kurang tepat.

Jika kita mengikuti kejuaraan balap sepeda apakah kita akan hanya bergerak untuk mempertahankan keseimbangan? Tentu kita harus bergerak dengan cepat sesuai arah yang kita tuju yaitu garis finish.

Jadi, menurut saya kurang tepat. Yang lebih tepat adalah,
"Hidup itu ibarat balap sepeda, kita harus bergerak dengan cepat menuju garis finish, bukan hanya untuk seimbang, tapi untuk menjadi juara."

Pada dasarnya hidup itu pasti bergerak. Hewan pun terus bergerak untuk mempertahankan hidupnya. Pemangsa harus berlari mengejar mangsanya, dan yang dimangsa harus berlari dari kejaran hewan buas.

Tapi seringkali kita malas untuk bergerak. Malas untuk mengerjakan sesuatu dan hanya ingin bersantai-santai. Coba tanyakan pada diri kita, sudah berapa lama kita membuang-buang waktu kita dengan percuma untuk bermalas-malasan?

Lantas apa yang menyebabkan kita sering bermalas-malasan,
> Tidak punya Tujuan yang jelas
Yang pertama karena kita seringkali tak punya tujuan yang jelas. Hidup cuma mengalir saja seperti air. Tapi ingat yang mengikuti arus air itu apa hayoo?? ikan tak selalu mengikuti arus air bahkan seringkali melawan arus air. Jadi kita harus punya tujuan yang jelas.

> Kurang punya motivasi yang kuat
Punya tujuan saja tidak cukup jika tidak punya motivasi yang kuat untuk mewujudkannya. Maka dari itu carilah motivasi yang kuat untuk mencapainya, bayangkan betapa nikmatnya jika anda berhasil mencapai impian anda.

> Tidak ada kondisi terpaksa untuk bergerak
Apabila telah memiliki tujuan yang jelas, motivasi yang kuat, perkuat lagi dengan kondisi terpaksa untuk mengejar impian anda. Jadi, buat diri anda harus berusaha semaksimal mungkin.

Sebagai contoh, jika anda ada di atas gedung lantai 10 apakah anda berani menyebrang ke gedung sebelah dengan melintasi balok selebar 20cm? Mungkin anda akan menjawab tidak, karena buat apa mempertaruhkan nyawa tanpa alasan yang jelas.

Lalu bagaimana jika di gedung sebelah ada uang 1 milyar dan jika sampai ke sana uang itu jadi milik anda? Mungkin anda pun masih mikir-mikir. Tapi bagaimana jika gedung tempat anda berpijak kebakaran dan api sudah hampir sampai ke lantai 10. Jalan satu-satunya harus menyebrang ke gedung sebelah. Saya yakin anda pasti melakukannya kan :)

Bergeraklah dengan cepat dengan arah yang tepat hingga sampai di garis finish!

Silakan komentar dengan baik dan bijak. Sesuai dengan artikel yang dibaca :)
EmoticonEmoticon