Kamis, 18 Juli 2013

Sukses dengan "The Power of Kepepet" ala Jaya Setiabudi

Mungkin anda pernah mendengar atau bahkan pernah membaca buku yang berjudul The Power of Kepepet. Ini adalah buku dari seorang pengusaha yang memiliki teori bahwa "jika kita ingin segera membuka usaha, maka ciptakan kondisi kepepet." Dia adalah Jaya Setiabudi, seorang pengusaha yang telah 15 taun merintis bisnisnya hingga bisa sukses seperti sekarang.

Berikut adalah sepenggal biografi tentang Kisah Sukses Jaya Setiabudi

Jaya Setiabudi atau yang biasa dipanggil Mas J sempat menjadi karyawan di salah satu perusahaan di Batam. Tapi tak lama, hanya 1 tahun 4 bulan sebelum akhirnya ia memutuskan untuk mulai berbisnis. Di batam ia memulai berbisnis supply spare part dengan sisa uang tabungan 4,5 juta dan pinjaman dari dua orang pemodal. Namun ternyata bisnis itu tidak berjalan lama dan harus bangkrut di usia baru 3 bulan.

Sempat terlintas di benaknya untuk kembali bekerja demi mengumpulkan modal. Saat itu ia berencana bekerja di Singapura selama dua tahun untuk mengumpulkan modal sebelum balik lagi ke Indonesia. Namun rencana itu ia batalkan karena ia pikir kerja 1 tahun 4 bulan di Batam saja sudah tidak betah apalagi kerja 2 tahun di negeri orang. Lalu ia pun bertekad untuk memulai usaha lagi dan mencari investor untuk usahanya.

Di awal-awal merintis usaha memang tak mudah. Dari mulai naik ojek, door to door, merangkap semua bagian ia jalani, bahkan rugi dan ditipu pun ia alami sampai akhirnya ia berhasil mengembangkan bisnisnya di Batam.

Saat ini di bawah Momentum Group ia telah mengembangkan usahanya menjadi tak kurang dari 7 perusahaan yang bergerak di beberapa bidang.

Saat ini ia tinggal di Bandung dan nyaris tak terlibat lagi secara oprasional dalam menjalankan perusahaan-perusahaan tersebut. Waktunya lebih banyak dihabiskan untuk mencetak pengusaha-pengusaha muda dengan mendirikan Young Entrepreuneur Accademy dan menjadi pembicara di berbagai seminar. Untuk mendapatkan materi yang diajarkan di Young entepreneur Accademy, bisa dapatkan di http://yuk.bi/t1cddc

Ia pun telah menulis buku best seller yang berjudul The Power of Kepepet . Di buku The Power of Kepepet dijelaskan bahwa untuk menjadi pengusaha harus menciptakan kondisi kepepet. Sebagai contoh jika seseorang disuruh menyebrangi dari atap gedung ke gedung lainnya dengan papan selebar 20 cm misalnya, tentu tak ada yang mau. Tapi jika di gedung tempat ia berdiri diberi macan yang siap menerkamnya tentu tanpa berpikir panjang orang itu akan mau menyebrangi gedung tersebut. Apalagi ditambah dengan The Power of Iming-iming dengan memberikan uang 1 milyar di gedung sebelahnya.

Bagi yang belum punya The Power of Kepepet, bisa dapatkan versi ebooknya di http://yuk.bi/t1cddb

Setelah buku The Power of Kepepet sukses di pasaran, dicetak berulang-ulang dan menginspirasi banyak orang, Jaya Setiabudi lalu menulis buku lagi yang berjudul Kitab Anti Bangkrut, sebuah buku yang menginspirasi para pengusaha agar terhindar dari kebangkrutan atau bangkit dari kebangkrutan jika sudah terjadi. Buku Kitab Anti Bangkrut versi ebooknya bisa didapatkan di http://yuk.bi/t1cdda

Setelah itu, Jaya Setiabudi juga menulis buku lagi yang berjudul Buka Langsung Laris. Buku tersebut mengajarkan kepada para pengusaha pemula bagaimana caranya membuka usaha dan langsung laris.  Buku Buka Langsung Laris bisa didapatkan di http://yuk.bi/t1cdd8

Untuk mendapatkan sekaligus 3 buku tersebut versi ebooknya, bisa didapatkan di http://yuk.bi/t1cdd9

Jaya Setiabudi juga memfasilitasi para pelaku ukm untuk memiliki toko online melalui Yukbisnis.com,

Semoga kita bisa menggali Inspirasi dari Pengusaha yang satu ini.

2 komentar

Buku mas jaya emang keren

Saya paling doyan yang bagian mas jay nyeritain potensi keuntungan jualan pecel lele

Bahwa yang penting itu bukan masalah kecilnya usaha kita, asal usaha kita berkualitas maka kita bisa memperbesar keuntungan dari buka cabang

Rumusnya: Quality X Quantity = Big Profit !!


Btw bagi yang nyari bukunya bisa beli Ebooknya disini » http://yuk.bi/t53da

Silakan komentar dengan baik dan bijak. Sesuai dengan artikel yang dibaca :)
EmoticonEmoticon