Kamis, 09 Januari 2014

Profil Ahmadinejad, Presiden Iran yang sederhana


Banguninspirasi.com ~ Jika kita melihat para pemimpin bangsa yang bermewah-mewahan sudah banyak. Namun jarang sekali ada pemimpin yang hidupnya amat sederhana. Salah satunya adalah Mahmoud Ahmadinejad, Presiden Iran.

Kisah Hidup Ahmadinejad

Ahmadinejad lahir di desa Aradan, sekitar 100 KM dari Teheran. Ayahnya adalah seorang pandai besi. Dia lulus dari Universitas Sains dan Teknologi Iran (IUST) dengan gelar doktor dalam bidang teknik dan perencanaan lalu lintas dan transportasi. Saat kuliah, ia aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan.

Pada tahun 2003, Ahmadinejad terpilih menjadi walikota Teheran. Dia banyak melakukan perubahan semasa menjabat sebagai walikota. Ia menjabat sebagai walikota Teheran dari tahun 2003 sampai tahun 2005. Pada tahun 2005 ia terpilih sebagai Presiden Iran.

Kesederhanaan Ahmadinejad

Walau telah terpilih menjadi presiden, ia masih memegang teguh prinsip hidup sederhana. Karpet-karpet merah persia yang mahal dikeluarkan dari istana dan diganti dengan yang lebih murah. Ahmadinejad pun menolak mobil limosine sebagai fasilitas kepresidenan. Ia tetap setia menggunakan mobil tua yang ia miliki. Ia juga tetap tinggal di rumah susunnya yang amat sederhana. Dirumahnya itu pun ia tidur di bawah, hanya beralaskan karpet.

Ruangan untuk menerima tamu di kantornya yang awalnya begitu besar ia ganti dengan ruangan kecil dan hanya ada 2 kursi kayu. Ahmadinejad juga tak pernah mengambil gajinya sebagai presiden. Penghasilannya hanya dari gajinya sebagai dosen yang hanya US$250. Ia juga mengganti pesawat terbang kepresidenan menjadi pesawat kargo yang jauh lebih murah. Selain itu banyak kebijaan lainnya yang lebih menghemat anggaran negara.

Walaupun sederhana, namun Ahmadinejad adalah presiden yang amat tegas dan berani. Bahkan ia tak gentar dengan negara-negara besar seperti Amerika.

Itulah sepenggal kisah tentang kesederhanaan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad.

Silakan komentar dengan baik dan bijak. Sesuai dengan artikel yang dibaca :)
EmoticonEmoticon