Valentine day, halal atau haram?

Oleh : M. Rais

Mengapa kita perlu tahu dan tempe true story daripada
valentine day’? emang ada apa dengannya? Sejenis apa sih itu valentine
day? Sejenis makanan ringan, camilan atau makanan basah?Hahah ini tidak
mungkin terjadi.

Wah pusing juga nih apakah ini yang di namakan opening yang nendang?Semoga
bisa di bilang bagus dan enak, karena sudah ku sebut tahu dan tempe dalam
embel-embel openingku heheheh. (what up bro apa hubungannya tahu dan tempe
dengan opening)

Okelah mari kita kembali ke lapangan pertandingan valentine day. Sejarah
tentang true story daripada perayaan yang jatuh pada tanggal 14 februari
adalah perayaan modern yang berasal dari di hukum matinya seorang pahlawan
kristen yaitu Santo Valentine pada tanggal 14 Februari 270 M".

Kok bisa apa hubungannya dengan pahlawan Kristen dengan hari valentine
day??? "ini bercerita tentang sebuah hari di mana orang-orang yang sedang di
landa cinta secara tradisional saling mengirimkan pesan cinta dan
hadiah-hadiah.

Dan hal ini di tentang raja dengan alasan bahwa seorang prajurit di larang
menukah dan Santo Valentine seorang pendeta yang merasa iba dengan sepasang
kekasih muda mudi yang sedang di landa jatuh cinta dan ingin mengekalkan
hubungan mereka sehingga tempat sang pendeta ini menjadi base camp tempat
pernikahan. Hingga suatu hari raja mengetahui dan hukuman pancung adalah
imbalan daripada balasan baginya yang telah melindungi pasangan ini.

"Valentine juga yang di sebutkan itu adalah seorang utusan dari Rhaetia dan
di muliakan di Passau sebagai uskup pertama".

Konon kabarnya, sejak abad ke-4 SM, telah ada perayaan hari kasih sayang.
Namun perayaan tersebut tidak di namakan hari Valentine. Perayaan itu pada
awal mulanya tidak memiliki hubungan sama sekali dangan hari Valentine, akan
tetapi untuk menghormati dewa yang bernama Lupercus.

Acara ini berbentuk upacara dan di dalamnya di selingi penarikan undian
untuk mencari pasangan. Dengan menarik gulungan kertas yang berisikan nama,
para gadis mendapatkan pasangan.

Kemudian mereka menikah untuk periode satu tahun, sesudah itu mereka bisa
ditinggalkan begitu saja. Dan kalau sudah sendiri, mereka menulis namanya
untuk dimasukkan ke kotak undian lagi pada upacara tahun berikutnya.

Di tahun 494 M, Paus Gelasius I mengubah upacara Lupercaria yang
dilaksanakan setiap 15 Februari menjadi perayaan resmi pihak gereja. Dua
tahun kemudian, sang Paus mengganti tanggal perayaan tersebut menjadi 14
Februari yang bertepatan dengan tanggal matinya Santo Valentine sebagai
bentuk penghormatan dan pengkultusan kepada Santo Valentine. Dengan demikian
perayaan Lupercaria sudah tidak ada lagi dan diganti dengan "Valentine Days"
perayaan lupercalia yang dilanjutkan gereja

Lupercalia dianggap sebagai dewa kesuburan, yang berkaki kambing dan
berkepala kambing yang dianggap sebagai lambang kesuburan (reproduksi) atau
lambang seks

Lupercalia diyakini sebagai nama lain dari Dewa Pan (Namrudz) yang menikahi
Dewi Aphrodite yang melahirkan anak rupawan yang dinamakan Eros (Cupid) yang
dianggap sebagai dewa cinta yang selalu membawa panah cinta

Siapa Santo Valetino?seorang pendeta kristen yang bernama Valentine. Semasa
hidupnya, selain sebagai pendeta ia juga dikenal sebagai tabib (dokter) yang
dermawan, baik hati dan memiliki jiwa patriotisme yang mampu membangkitkan
semangat berjuang

Dengan sifat-sifatnya tersebut, nampaknya mampu membangkitkan kesadaran
masyarakat terhadap penderitaan yang mereka rasakan, karena kezhaliman sang
Kaisar. Kaisar ini sangat membenci orang-orang Nashrani dan mengejar
pengikut ajaran nabi Isa.

Sebab asal muasal mengapa hari ini di katakana hari kasih sayang atau
sengaja di permak sedemikian rupa, di karenakan seorang Pendeta Valentine
ini di bunuh karena melanggar peraturan yang dibuat oleh sang Kaisar, yaitu
melarang para pemuda untuk menikah, karena pemuda lajang dapat di jadikan
tentara yang lebih baik daripada tentara yang telah menikah.

Valentine sebagai pendeta, sedih melihat pemuda yang mabuk asmara. Akhirnya
dengan penuh keberanian, ia melanggar perintah sang Kaisar. Dengan diam-diam
ia menikahkan sepasang anak muda.

Pendeta Valentine berusaha menolong pasangan yang sedang jatuh cinta dan
ingin membentuk keluarga. Pasangan yang ingin menikah lalu di berkati di
tempat yang tersembunyi.

Namun rupanya, sang Kaisar mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh pendeta
tersebut, dan kaisar sangat tersinggung hingga sang Pendeta di beri hukuman
penggal oleh Kaisar Romawi yang bergelar Cladius II.

Sejak kematian Valentine, kisahnya menyebar dan meluas, hingga tidak satu
pelosok pun di daerah Roma yang tak mendengar kisah hidup dan kematiannya.

Cerita itu tersebar secara turun temurun, kakek dan nenek mereka
mendongengkan cerita Santo Valentine pada anak dan cucunya sampai pada
tingkat pengkultusan !!! dan hingga saat ini acara perayaan tentang hari
valentine masih terus di selenggarakan, dan lebih anehnya lagi hampir di
semua tempat yang paling aktif merayakannya adalah kaum muda mudi yang
beragama Islam. Inilah adalah satu hal konyol yang sangat di sayangkan,
mengapa hal ini bisa terjadi di kalangan para pemuda generasi kita.

Dari ulasan di atas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa hal yang sebenarnya
sangat tidak etis jika kita sebagai seorang muslim turut merayakan sesuatu
yang secara story sangat miris, dan hal ini telah ada fatwa KEHARAMAN dalam
merayakan bagi seorang muslim.

Semoga bermanfaat.

Referensi : Google search.

Tulisan ini dilombakan di Lomba Tulisan Inspirasi 2014


Valentine day, halal atau haram? Valentine day, halal atau haram? Reviewed by Rival Ardiles on 15.13.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Silakan komentar dengan baik dan bijak. Sesuai dengan artikel yang dibaca :)

Facebook

Bangun Inspirasi. Diberdayakan oleh Blogger.