Jumat, 13 Juni 2014

Ibunda..kau lah inspirasiku..

Oleh : Ahsani Taqwyma


Seorang wanita paruh baya, yang umurnya kini memasuki pertengahan abad, yakni 50 tahun, walaupun umurnya sekarang hampir memasuki usia senja, namun semangatnya tidak kalah layaknya ABG remaja sekarang ini. Ya, apalagi dalam hal mencari rezeki wanita ini selalu diurutan paling utama dan tidak mau ketinggalan dari orang lainya. Wanita ini ingin sekali agar anak-anaknya bisa bersekolah setinggi-tinggi mungkin karena hasil keringatnya,ya karena beliau sendiri tidak bisa bersekolah tinggi layaknya anak sekarang karena himpitan ekonomi yang berkepanjangan. Wanita ini memiliki anak 7 orang, namun beliau tidak pernah mengeluhkan sedikitpun, beliau menganggap bahwa semuanya telah diatur dan dititipkan untuknya yang diberikan Sang Maha Kuasa yang harus dijalankan sebaik-baik mungkin.

Wanita ini begitu semangat, sejatinya walaupun pekerjaannya yang sebagai guru, tidak mungkinlah mencukupi kebutuhan hidup yang kian hari kian melambung, ditambah anak-anaknya yang keseluruhannya sekarang berada dibangku sekolah. tentulah kurang, memang suaminya juga bekerja namun terkadang diakhir bulan uang yang akan dibelanjakan tidak ada..bahkan kalau pengeluaran banyak malah bisa-bisa pinjam uang orang dulu untuk menambal diakhir bulan. Dari pengalaman dan pengalaman tadi wanita ini mulai berfikir jika ini saja yang diandalkan tentulah tidak cukup, beliau mencari akal, dan ingin berwirausaha, beliau mulai iseng menanyakan kepada para teman sejawatnya yang suka berwirausaha, maka beliaupun berwirausaha bordir, awal-awal usaha ini beliau mengalami berulang kali mengalami kegagalan, himpitan masalah, serta pemasaran yang tidak jelas, namun beliau tetap sabar dan tidak mau berlarut-larut dalam masalah, tetapi karena ketidak cocokan dalam usaha yang tadi maka beliau mengganti usahanya dengan berjualan pakaian sekolah dan pakaian sehari-hari, awalnya juga sering macet dan terkendala, waktu itu beliau juga pernah di cemooh dan ditertawakan oleh orang lain, karena sering hilir mudik-hilir mudik dari suatu tempat ke tempat yang lain. Dari satu kesekolah kesekolah yang lain namun sekali lagi, beliau sangat tegar dan sabar, karena dari kecil cobaan hidup yang sangat dalam dan berat, membuat itu sebagai hal suatu yang biasa saja. Dan beliau menebalkan telinganya seakan tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain, yang penting baginya rezeki yang didapatkan halal dan dapat mencukupi kebutuhan hidup dan anak-anaknya agar dapat bersekolah yang tinggi, yang tidak seperti dirinya ketika bersekolah dulu yang sangat pahit dijalaninya karena himpitan ekonomi.

Kini, alhamdulillah usaha yang dilakoninya, berbuah manis alhamdulillah saat ini sudah banyak pesanan pakaian sekolah, pakaian untuk sehari-hari, bahkan ada juga yang memesan berbagai keperluan untuk menikah karena jenis barang yang ditawarkan tentunya bukan sembarang barang, dan beliau mendapatkan apa yang sebelumnya tidak pernah dikira-kira untuk mendapatkannya.

Dari sanalah aku mulai mengerti bahwa semangat dan keyakinan wanita tadi membuatku, terinsprasi bahwa tidak ada didunia ini yang tidak mungkin karena asal kita mau dan berusaha kita pasti bisa dan jangan lupa berdo’a kepada yang Maha Kuasa karena tanpa do’a kita, semuanya juga tidak bisa tercapai begitu saja. Dan juga membuatku banyak memberi pelajaran, wanita ini begitu gigih dan tidak menghiraukan apapun yang diucapkan oleh oranglain, karena oranglain tidak sepenuhnya mengetahui apa yang kita kerjakan, mereka hanya bisa berbicara tetapi tidak bisa melakukannya. Begitulah aku sangat terinspirasi oleh wanita ini yang banyak berjasa dalam hidupku.


Silakan komentar dengan baik dan bijak. Sesuai dengan artikel yang dibaca :)
EmoticonEmoticon