Kisah sukses Pendiri Alibaba, Jack Ma. Orang terkaya di China yang dulunya miskin

kisah sukses Jack Ma

Sobat Bangun Inspirasi, mungkin sudah pernah mendengar tentang Jack Ma? Jack Ma adalah salah satu orang terkaya di China. Saat ini ia pun masuk dalam jajaran 40 orang terkaya di dunia. Melalui perusahaan yang dirintisnya, Alibaba, Jack Ma saat ini diperkirakan memiliki kekayaan sebesar $20,5 miliar. Hitung sendiri nolnya kalau dirupiahkan.

Perjuangan Jack Ma untuk meraih hal tersebut tentu tidaklah mudah. Dulu ia hanya pria miskin. Tak pernah terbayangkan untuk menjadi salah satu orang terkaya seperti saat ini.

Jack Ma lahir pada tanggal 15 Oktober 1964 di Hangzhou, sebalah bagian tenggara Tiongkok. Dia lahir dan tumbuh di keluarga yang kurang mampu. 

Belajar Bahasa Inggris otodidak

Kunjungan Presiden Amerika Serikat, Richard Nixon, ke Hangzhou pada tahun 1972 menjadi kesempatan Jack Ma untuk mempelajari bahasa Inggris. Saat itu banyak turis asing yang datang ke kotanya. Ia ingin bisa bahasa Inggris agar mudah menjadi pemandu wisata. Selama delapan tahun, di usianya yang masih kecil, dia naik sepeda selama 40 menit setiap hari ke sebuah hotel di dekat distrik West Lake, Hangzhou, untuk bertemu turis asing. Jack Ma menawarkan diri menjadi pemandu turis, gratis. Itu dilakukannya hanya untuk berlatih Bahasa Inggris. Selain itu dia juga membeli radio agar bisa mendengarkan siaran bahasa Inggris setiap hari.

Saat di sekolah, Jack ma sebenarnya bukan orang yang sagat cerdas. Jack sempat tak lulus ujian sekolah dasar sampai dua kali. Lalu di sekolah lanjutan, ia juga bahkan pernah tak lulus ujian sampai tiga kali. Lalu setelah lulus sekolah, ia juga sempat ditolak tiga universitas sebelum akhirnya diterima di sebuah universitas lokal, yaitu di Hangzhou Normal University.

Beberapa kali ditolak bekerja

Nah, sobat, ternyata Jack Ma dulunya pernah beberapa kali ditolak bekerja. Hanya sebuah universitas lokal yang mau menerimanya bekerja sebagai pengajar bahasa Inggris. Itu pun dengan bayaran sekitar 12-15 dollar AS per bulan.

Banyak perusahaan lain yang ia lamar. Tapi tak satu pun mau menerimanya sebagai karyawan. Bahkan ketika KFC pada saat itu baru membuka gerainya di China, Jack Ma sempat melamar pekerjaan ke sana. Saat itu ada 24 orang pelamar dan 23 orang di antaranya diterima bekerja. Sedangkan hanya 1 orang yang tidak diterima bekerja di KFC, yaitu hanya dirinya.

Jack Ma juga sempat ingin menjadi polisi. Ia mendaftar untuk bergabung menjadi satuan Polisi di China. Namun Jack Ma pun gagal. Posturnya yang mungil sepertinya menjadi penghalang keinginannya kala itu.

Ditolak dan tidak dipercaya teman-temannya

Setelah selalu ditolak untuk mencari pekerjaan yang layak, Jack Ma berusaha merintis perusahaan sendiri. Namun kegagalan masih menghiasi hidupnya. Ia dua kali mengalami kegagalan dalam membangun usaha. 

Namun Jack Ma tidak menyerah. Ia kemudian mendapat kesempatan mengikuti proyek pembangunan jalan di Amerika Serikat tahun 1995. Di sanalah Jack Ma mulai mengenal komputer dan internet.

Pada saat itu, komputer masih menjadi barang langka, terlebih lagi internet. Jika ada pun harganya sangat tinggi. Jack Ma pun mencoba mencari sesuatu di internet namun ia tidak menemukan apa yang dicari di China. Saat itu, dia berpikir untuk mengenalkan internet ke negaranya. Dan dia percaya suatu saat nanti internet akan berkembang dan digunakan banyak orang seperti sekarang.

Suatu ketika, ia pun terpikir untuk mendirikan bisnis yang berkaitan dengan internet. Ia berpikir untuk membuat situs jual beli yang akan memuat produk-produk dari para exportir yang memungkinkan pembeli dapat membeli langsung di situs tersebut. Ia pun mengumpulkan 24 temannya di rumahnya untuk menyampaikan gagasan tersebut. Tapi ternayata dari 24 temannya tersebut 23 orang malah menyarankannya untuk berhenti dengan berbagai alasan. Mulai dari Jack Ma tidak punya modal, sampai ketidaktahuan Jack Ma tentang komputer dan internet. 

Keluarga Jack Ma pun menolak gagasannya untuk memulai bisnis internet. Wajar saja, karena di tahun 1995, internet belum berkembang dan hanya sedikit penggunanya. Dan tidak bisa diprediksi bagaimana internet di masa depan.

Dari 24 orang temannya, hanya 1 orang yang mendukungnya. Temannya itu pun berkata, "Kalau kamu memang ingin melakukannya, coba saja. Kalau nantinya tidak berjalan seperti yang kamu mau, kamu tinggal kembali ke pekerjaan yang kamu lakukan sebelumnya"

Ucapan temannya itu membuatnya semangat dan percaya pada apa yang ingin ia lakukan. Ia pun memutuskan untuk mendirikan alibaba.com. Walaupun banyak orang yang merendahkan ide-idenya. Ia percaya tentang internet di masa depan yang akan digunakan banyak orang. Ia pun bertekad untuk mengerjakannya sebaik mungkin. Jika pun gagal ia akan kembali ke pekerjaannya semula.


Mulai mendapat kepercayaan

Setelah awalnya ditolak oleh teman-temannya, akhirnya di tahun 1998 ia berhasil mengumpulkan 17 orang rekannya untuk membantu membangun Alibaba. Setahun setelah itu ia mulai mendapatkan dana dari investor. Yaiu dari softbank Goldman Sachs sebesar 25 juta Dollar AS. 

Di tiga tahun pertamanya, Alibaba tidak kunjung mendapatkan keuntungan. Tapi ia dan rekannya tetap semangat memberikan pelayanan terbaik. Dan Jack Ma merasa bahagia jika ada orang yang mendapatkan manfaat atas keberadaan Alibaba. Jack Ma pun merasa kesulitan Alibaba meraih keuntungan salah satunya adalah tidak ada sistem pembayaran yang mendukung. Lantas ia pun membuat sistem pembayaran yang diberi nama Alipay. Sistem tersebut bsia melayani transaksi jual beli internasional yang dilakukan di Alibaba.

Jack Ma selalu menjaga semagat timnya di Alibaba. Sehingga tim yang dibentuknya menjadi tim yang solid dan penuh semangat. Dia juga amat peduli pada anggota timnya. Bahkan dia terkadang mengambil alih pekerjaan timnya dan memberikan mereka istirahat agar energi mereka tetap prima.

Alibaba semakin berkembang

Seiring berjalannya waktu, ide Jack Ma yang awalnya hampir tidak ada yang percaya, kini Alibaba semakin berkembang. Di tahun 2005, Yahoo membeli 40% saham Alibaba dengan nilai sebesar $1 miliar. Tentu sebuah angka yang sangat besar untuk Alibaba. Yahoo mengambil keputusan tersebut untuk mencoba mengalahkan eBay di Tiongkok. Jika menang, tentu juga akan memberikan keuntungan yang besar untuk Yahoo.

Pada tahun 2013, Ma mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO di Alibaba. Ia memilih menjadi ketua eksekutif Alibaba. Alibaba tercatat sebagai perusahaan pertama yang memiliki $150 miliar IPO dalam sejarah Bursa Efek New York. Inilah yang membuat Ma menjadi orang terkaya di China. Saat ini Jack Ma berada di peringkat ke 33 sebagai orang terkaya di dunia dengan kekayaan $20,5 miliar.

Alibaba yang dulunya sempat diragukan kini digunakan oleh lebih dari 800 juta orang.

Sobat Bangun inspirasi, itulah kisah sukses Jack Ma. Seorang yang dulunya miskin, sempat tidak lulus ujian, lamaran pekerjaannya selalu ditolak, namun akhirnya ketika ia percaya akan idenya dan terus memperjuangkan idenya tersebut, ia bisa meraih kesuksesan yang luar biasa.

Kisah sukses Pendiri Alibaba, Jack Ma. Orang terkaya di China yang dulunya miskin Kisah sukses Pendiri Alibaba, Jack Ma. Orang terkaya di China yang dulunya miskin Reviewed by Rival Ardiles on 13.05.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Silakan komentar dengan baik dan bijak. Sesuai dengan artikel yang dibaca :)

Facebook

Bangun Inspirasi. Diberdayakan oleh Blogger.